Minggu, 3 Maret 2024

Beda Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila, Ingat ya

Dani Agus
Jumat, 29 September 2023 22:41:00
Pancasila (kemenkopmk.go.id)

Murianews, Kudus – Ada dua momen hari besar bersejarah terkait dengan Pancasila. Yakni, Hari Lahir Pancasila dengan Hari Kesaktian Pancasila.

Selama ini kedua momen itu sering dianggap sama oleh banyak orang. Pasalnya, nama dua momen itu memang agak mirip.

Padahal, ada perbedaan sejarah antara Hari Lahir Pancasila dengan Hari Kesaktian Pancasila. Demikian pula dengan tanggal peringatannya juga berbeda.

Nah berikut perbedaannya, dilansir dari laman Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Jumat (29/9/2023).

Hari Lahir Pancasila

Hari Lahir Pancasila diperingati berdasarkan pidato Soekarno di sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 1 Juni 1945 silam. Kala itu, Soekarno secara spontan menyebut gagasan terkait dasar negara sebagai Pancasila yang berarti lima prinsip.

Namun, dalam perjalanannya, tanggal 1 Juni baru ditetapkan sebagai Hari Besar Nasional oleh pemerintah pada 2016. Pada tanggal 1 Juni 2016. Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila sekaligus menetapkannya sebagai hari libur nasional yang berlaku mulai tahun 2017.

Maka setiap tanggal 1 Juni segenap komponen bangsa dan masyarakat Indonesia berkomitmen untuk memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai bagian dari pengarusutamaan Pancasila sebagai panduan dalam seluruh bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Hari Kesaktian Pancasila

Melansir dari Wikipedia, Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila didasarkan pada Keppres No 153/1967.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilakukan untuk mengenang kembali sejarah dalam mempertahankan ideologi bangsa, termasuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September atau lebih dikenal dengan sebutan G30S/PKI.

Hari Kesaktian Pancasila adalah hari nasional di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967.Ini terjadi setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S atau G30S/PKI. Menurut Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966). Berdasarkan surat tersebut awalnya 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila harus diperingati oleh TNI Angkatan Darat.

Pada 24 September 1966, Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian mengusulkan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh jajaran Angkatan Bersenjata. Selanjutnya, dalam Keputusan Nomor (Kep/B/134/1966) tanggal 29 September 1966, Jenderal Soeharto selaku Menteri menerbitkan Keputusan Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh orde Angkatan Bersenjata.

Dengan surat tersebut, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober diperingati oleh seluruh komponen pemerintahan. Makna Hari Kesaktian Pancasila adalah untuk mengenang peristiwa sejarah G30S/PKI dan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Diketahui pada peristiwa tersebut, enam jenderal serta beberapa orang lainnya dibantai sekelompok orang yang menurut otoritas militer saat itu terafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia. Gejolak yang timbul akibat G30S/PKI sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh Tentara Nasional Indonesia, sehingga dinamakan Hari Kesaktian Pancasila.

Nah, itulah perbedaannya yang penting diketahui dan diingat-ingat. Jangan sampai salah ya.

 

Komentar