Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP) Universitas Muria Kudus (UMK) mengenalkan dunia pertanian sejak dini kepada anak di SD 2 Samirejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Adapun caranya adalah dengan menggelar kegiatan AGROSCHOOLING #1 dengan tema “Edukasi Penanaman Guna Mewujudkan Generasi Sadar Lingkungan” pada Sabtu (15/6/2024).

Kegiatan ini dicetuskan oleh BEM FP UMK dikarenakan minimnya minat generasi muda pada sektor pertanian. Padahal, sektor pertanian merupakan sumber pangan bagi suatu negara.

”Berdasarkan dari hal tersebut, kami bersama Divisi Pengabdian Masyarakat atau yang sering dikenal sebagai Divisi Pengmas BEM FP UMK akhirnya mencetuskan program AGROSCHOOLING bersama SD 2 Samirejo yang semoga dapat meningkatkan minat siswa untuk peduli lingkungan sekaligus mengenalkan dunia pertanian sejak dini,” ujar Hadi Santoso selaku Gubernur BEM FP UMK 2024.

Dalam program ini, siswa dikenalkan mengenai dunia pertanian dan mengedukasi siswa untuk bagaimana caranya menanam tanaman. Adapun tanaman yang digunakan adalah tanaman yang sudah sering anak-anak temui, misalnya cabai dan terong.

Selama kegiatan, siswa akan diajak berkenalan dengan semua hal yang berkaitan dengan pertanian sekaligus dikenalkan bagaimana tanaman tersebut akan tumbuh hingga menjadi sayur yang dapat dikonsumsi.

”Selain edukasi menanam, sebagai wujud sumbangsih BEM FP UMK terhadap lingkungan, kami juga melakukan penanaman pohon alpukat di sekitar area sekolah,” tegas Hadi Santoso.

Melalui kegiatan ini, pihaknya pun berharap bisa menjadi salah satu awal yang baik bagi BEM FP UMK. Sekaligus juga berharap agar kegiatan ini nantinya juga dapat terus berlanjut tidak hanya di SD 2 Samirejo saja.

”Melainkan juga berbagai Sekolah Dasar di Kabupaten Kudus,” pungkasnya

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini

Terpopuler