‘Traverse of The Gods’, Trowongan di Jalur Dinding Utara Eiger
Budi Santoso
Sabtu, 27 Mei 2023 17:21:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
‘Traverse of The Gods’ merupakan jalur yang berbahaya karena rentan terhadap longsor dan runtuhnya bebatuan. Terowongan ini terletak di sekitar ketinggian 2.800 meter (9.186 kaki) di dinding gunung dan merupakan bagian yang kritis dalam pendakian.
Terowongan ini telah menjadi titik sulit bagi banyak pendaki yang mencoba menaklukkan Dinding Utara Eiger. Bebatuan yang rapuh dan rentan runtuh serta kemiringan yang curam membuat pendakian melalui Ruang Runtuh menjadi sangat berbahaya.
Banyak pendaki yang telah mengalami kecelakaan atau terjebak dalam terowongan ini. Pada tahun 1938, tim pendaki yang berhasil menaklukkan Dinding Utara Eiger, termasuk Heinrich Harrer dan anggota tim lainnya, mengalami kesulitan besar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



