Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Sejarah penciptaan korek api Zippo dimulai pada awal abad ke-20. Pembuatnya adalah seorang pria Amerika Serikat bernama George G. Blaisdell.

Pada tahun 1932, George G. Blaisdell, seorang pria pengusaha asal Bradford, Pennsylvania, Amerika Serikat, menghadiri sebuah pesta. Di pesta ini dirinya melihat teman-temannya menggunakan korek api buatan Austria.

Korek api Austria yang dilihatnya dilengkapi dengan mekanisme berbentuk kotak. Namun, Blaisdell merasa korek api tersebut tidak praktis dan tidak mudah digunakan karena harus dibuka dengan dua tangan.

Terinspirasi oleh desain korek api Austria tersebut, Blaisdell memutuskan untuk menciptakan korek api yang lebih baik dan lebih fungsional. Ia ingin menciptakan korek api yang dapat dengan mudah dioperasikan dengan satu tangan, tahan angin, dan dapat diisi ulang dengan bahan bakar.

Pada tahun 1933, setelah beberapa prototipe dan pengujian, Blaisdell berhasil menciptakan korek api yang menghadirkan inovasi yang diinginkannya. Korek api tersebut memiliki desain logam yang kokoh dan dilengkapi dengan penutup yang dapat dibuka dengan mudah hanya dengan satu tangan.

Selain itu, korek api tersebut dilengkapi dengan sistem sumbu yang dapat diisi ulang, sehingga pengguna bisa mengganti bahan bakar korek api ketika habis.

Nama merek Zippo dipilih oleh George Blaisdell sendiri. Ia menyukai bunyi kata tersebut, karena menurutnya mudah diingat, serta memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri.

Dalam beberapa versi cerita, dikatakan bahwa George Blaisdell terinspirasi oleh kata "zipper" (resleting) yang juga merupakan produk yang fungsional dan inovatif. Namun, dipastikan tidak ada keterkaitan langsung antara korek api Zippo dan resleting itu sendiri.

Pada 3 Maret 1936, George Blaisdell mendapatkan paten atas desain korek api Zippo-nya. Kemudian dari sinilah Zippo Manufacturing Company didirikan untuk memproduksi dan memasarkan korek api Zippo.

Sejak saat itu, merek Zippo telah menjadi sinonim dengan kualitas, keandalan, dan keunikan dalam dunia korek api. Zippo terus menjadi salah satu produk ikonik yang sangat diakui di seluruh dunia.

Sampai saat ini Zippo terus menjadi simbol klasik dan ikonik di seluruh dunia. Korek api ini sangat populer karena kualitasnya yang tangguh, tahan angin, dan kemampuan untuk diisi ulang.(Berbagai Sumber)

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini

Terpopuler