Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berencana untuk memasukkan ekstrakurikuler pramuka ke dalam kurikulum Merdeka.

Hal ini diungkapkan Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (3/4/2024).

”Jadi mungkin itu suatu hal yang bisa meningkatkan status nilai-nilai Pramuka yang tadinya hanya ekstrakurikuler bisa masuk ke dalam co-kurikuler,” ungkap Nadiem dikutip dari Kompas.com.

Apalagi, lanjut Nadiem, akan menjadi lebih menarik apabila Peramuka masuk dalam komponen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5.

”Sehingga nilai-nilai kepramukaan itu bisa mendarah daging di anak-anak kita melalui program co-kurikuler,” imbuhnya.

Selain itu, dalam rapat tersebut, Nadiem menyoroti pentingnya mempertahankan status Pramuka sebagai ekstrakurikuler yang wajib di sekolah.

”Tapi secara prinsip menurut saya satu, mohon sudah tidak lagi dibahas bahwa Pramuka itu dihapus atau dihilangkan dari sekolah. Karena peraturannya sudah sangat jelas bahwa itu menjadi ekskul yang wajib diselenggarakan oleh sekolah,” ungkapnya.

Nadiem juga berbagi kenangan pribadinya mengenai pengalaman Pramuka di masa kecilnya. Dia menyebut jurit malam dan berkemah sebagai momen paling berkesan saat menjadi anggota Pramuka di SD.

”Saya anak Pramuka, saya SD Pramuka. Saya masih ingat sekali pengalaman saya melakukan berkemah dan jurit malam di SD. Jadi itu satu hal yang membuat saya menjadi memori yang paling positif di SD,” kenangnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini

Terpopuler