Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Fenomena langit langka akan menghiasi malam ini dengan kehadiran bulan purnama Istimewa yang dinamai ”Harvest Moon 2025”. Bukan sekadar purnama biasa, peristiwa ini juga sekaligus menjadi Supermoon pertama tahun ini.

Puncak bulan purnama diperkirakan terjadi pada hari ini, Selasa (7/10/2025), tepatnya pukul 10.48 WIB. Meskipun puncaknya terjadi di siang hari, masyarakat Indonesia tetap dapat menyaksikan bulan purnama yang tampak sempurna di langit malam hari nanti.

Mengutip dari Kompas.com, fenomena Harvest Moon secara tradisional merujuk pada bulan purnama yang paling dekat dengan equinox musim gugur di belahan Bumi utara, yang umumnya jatuh pada bulan September. Namun, tahun 2025, fenomena ini bergeser ke bulan Oktober.

Menurut laporan dari Space, pergeseran ini disebabkan oleh posisi orbit Bulan terhadap Bumi dan Matahari. Purnama September terjadi 15 hari sebelum equinox, sementara purnama Oktober muncul 14 hari setelahnya.

Karena selisih waktu yang lebih dekat ke titik peralihan musim, purnama Oktober secara astronomis ditetapkan sebagai Harvest Moon resmi tahun ini.

Peristiwa ini tergolong jarang terjadi. Berdasarkan catatan astronomi, antara tahun 1970 hingga 2050, Harvest Moon hanya terjadi 18 kali di bulan Oktober.

Fenomena terakhir terjadi pada tahun 2020, dan diperkirakan baru akan kembali pada tahun 2028. Kondisi ini menjadikannya salah satu kemunculan Harvest Moon paling terlambat dalam 38 tahun terakhir.

Selain menjadi Harvest Moon, bulan purnama kali ini juga merupakan Supermoon. Supermoon terjadi ketika Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi (disebut perigee), yang kali ini mencapai sekitar 356.000 kilometer.

Efek visual...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini