Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satunya adalah terjadinya pertempuran laut Filipina dimulai antara Angkatan Laut Amerika Serikat dan Angkatan Laut Jepang tahun 1944.

Pertempuran Laut Filipina adalah pertempuran laut yang penting dalam Perang Dunia II yang melumpuhkan kemampuan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang untuk melancarkan serangan kapal induk besar-besaran. Pertempuran ini terjadi dalam penyerbuan Amerika Serikat ke Kepulauan Mariana selama Perang Pasifik.

Baca juga: Catatan Sejarah dan Momen Penting Tanggal 17 Juni, Ini Daftarnya

Pertempuran ini adalah yang terakhir dari lima pertempuran kapal induk besar antara Amerika Serikat dan Jepang, melibatkan Armada ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat dan juga kapal dan pesawat berbasis darat dari Armada Angkatan Laut Kekaisaran Jepang dan garnisun pulau-pulau terdekat.

Babak pertarungan udara dalam pertempuran itu dijuluki Great Marianas Turkey Shoot oleh pilot Amerika karena begitu banyaknya pesawat Jepang yang ditembak jatuh pesawat atau meriam anti pesawat AS. Dalam debriefing setelah dua pertempuran udara pertama, seorang pilot di kapal USS Lexington berujar "Wah, ini seperti menembaki kalkun di kampung dulu!" Hasil tersebut umumnya didapat berkat perkembangan taktik, pelatihan, teknologi (termasuk proximity fuze yang sangat rahasia), serta desain kapal dan pesawat Amerika Serikat.

Meskipun waktu itu pertempuran tersebut dianggap lalai menghabisi armada Jepang, AL Kekaisaran Jepang kehilangan sebagian besar kekuatan udara kapal induknya dan tidak pernah pulih lagi. Dalam pertempuran tersebut, kapal selam AS mentorpedo dua kapal induk terbesar Jepang sampai tenggelam. Pertempuran ini adalah pertempuran antar kapal induk yang terbesar dalam sejarah.

Berikut daftar sejarah lainnya tanggal 19 Juni, seperti dilansir dari Wikipedia:

1861

Sejarah Kalimantan Selatan: Pertempuran melawan pasukan Hindia Belanda di Gunung Pamaton yang dipimpin Pangeran Hidayatullah.

1898

Hari lahirnya Soekiman Wirjosandjojo, Perdana Menteri Indonesia ke-6 (w. 1976).

1938

Final Piala Dunia FIFA 1938: Italia menjuarai Piala Dunia FIFA 1938 setelah mengalahkan Hungaria 4-2.

1944

Pertempuran Laut Filipina dimulai antara Angkatan Laut Amerika Serikat dan Angkatan Laut Jepang.

1945

Perang Pasifik: Pertempuran Tarakan yang kedua di Pulau Tarakan, Hindia Belanda (sekarang Indonesia) berakhir dengan kemenangan Blok Sekutu.

1961

Kuwait mendeklarasikan kemerdekaannya dari Britania Raya.1966Hari lahirnya Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013, 2013-2018.1971Terjadi pembantaian Manili yang menewaskan 65-70 Muslim Moro.1978Komik strip Garfield dari Amerika Serikat pertama kali diterbitkan.1999Akhir kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran 1998/1999 di Indonesia.2004Akhir kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran 2003/2004 di Indonesia.2015Akhir kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran 2014/2015 di Indonesia bagi sekolah penerap sistem 5 hari sekolah.2016Satelit komunikasi milik Bank Rakyat Indonesia, BRIsat diluncurkan roket Ariane 5/ESA, menjadikannya bank pertama di dunia yang memiliki satelit.2019Monster Boskus,Phangler,Wynq,Woolabee,Whaddle,dan Sneyser Diluncurkan.2021Akhir kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran 2020/2021 di Indonesia.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini

Terpopuler