Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Ada beragam catatan sejarah dan momen penting yang terjadi pada tanggal 13 Oktober dari tahun ke tahun. Selain dari dalam negeri, ada banyak catatan sejarah yang terjadi di berbagai negara lainnya.
Salah satunya adalah Hari Pengurangan Risiko Bencana Alam Internasional atau International Day for Disaster Risk Reduction ditetapkan pada tahun 2009.
Hari Pengurangan Risiko Bencana Alam Internasional dirancang oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mendorong masyarakat dan pemerintah untuk ambil bagian dalam membangun komunitas dan masyarakat yang tahan terhadap bencana alam, yang pada awalnya diperingati setiap Rabu kedua di bulan Oktober.
Hari peringatan ini merupakan bagian dari proklamasi Dekade Pengurangan Bencana Alam Internasional yang dimulai pada tahun 1990.
Pada tahun 2002, resolusi lebih lanjut dari Majelis Umum PBB memutuskan untuk mempertahankan upaya pengurangan dampak dan mitigasi bencana alam global dengan membuat hari peringatan internasional yang diperingati setiap tahun. Dan pada tahun 2009, Majelis Umum PBB menetapkan 13 Oktober sebagai Hari Pengurangan Bencana Alam Internasional.
Berikut daftar sejarah lainnya tanggal 13 Oktober, seperti dilansir dari Wikipedia:
1773
Galaksi Pusaran ditemukan oleh Charles Messier.
1923
Ankara menggantikan Istambul sebagai ibu kota Turki.
1943
Perang Dunia II: Pemerintahan baru Italia memihak kepada Sekutu dan menyatakan perang terhadap Jerman.
1944
Perang Dunia II: Ibu kota Latvia, Riga, diambil alih Tentara Merah.
1946
Prancis mengadopsi konstitusi Republik Keempat.
1970
Fiji menjadi anggota PBB.
1977
Empat orang Palestina membajak sebuah penerbangan Lufthansa dan meminta pelepasan anggota Faksi Pasukan Merah.
1999
Ibu kota Sulawesi Selatan, yaitu Ujung Pandang resmi dikembalikan menjadi Makassar oleh presiden ke-3 Republik Indonesia B.J. Habibie.
2011
Jatuhnya pesawat penumpang di Papua Nugini, menyebabkan 28 orang meninggal dunia.



