Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Melansir dari Bisnis.com, penemuan ini adalah hadiah Braille untuk dunia dan telah mencerahkan kehidupan jutaan orang di seluruh dunia yang buta atau tunanetra, serta mereka mendapat manfaat dari pekerjaannya setiap hari.

Hari itu juga mengakui bahwa mereka yang tunanetra berhak mendapatkan standar hak asasi manusia yang sama dengan orang lain.

Baca juga: Ini Sejarah Hari Introvert Sedunia yang Diperingati Setiap tanggal 2 Januari

Istilah ”Braille” diberikan setelah penciptanya Louis Braille yang seorang Prancis yang kehilangan penglihatannya sebagai seorang anak. Yakni, ketika dia secara tidak sengaja menusuk matanya dengan penusuk ayahnya.

Sejak usia 10 tahun, dia menghabiskan waktu di Royal Institute for Blind Youth di Prancis. Di mana, dia merumuskan dan menyempurnakan sistem titik timbul yang akhirnya dikenal sebagai Braille.

Braille menyelesaikan pekerjaannya, mengembangkan kode berdasarkan sel dengan enam titik, memungkinkan ujung jari merasakan seluruh unit sel dengan satu sentuhan dan bergerak cepat dari satu sel ke sel berikutnya.

Akhirnya, Braille perlahan diterima di seluruh dunia sebagai bentuk utama informasi tertulis untuk orang buta. Sayangnya, Braille tidak memiliki kesempatan untuk melihat seberapa berguna penemuannya itu.Dia meninggal pada tahun 1852, dua tahun sebelum Royal Institute mulai mengajar Braille. Bantuan luar biasa Braille yang membuka dunia aksesibilitas bagi orang buta dan tunanetra diakui oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA).Pada November 2018, 4 Januari dinyatakan sebagai Hari Braille Sedunia. Hari Braille Sedunia yang pertama diperingati pada tahun berikutnya dan diperingati sebagai hari libur internasional. Tanggal 4 Januari yang dipilih oleh UNGA melalui proklamasi, menandai hari ulang tahun Louis Braille.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: bisnis.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini

Terpopuler