Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusUniversitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah menyerahkan beasiswa kepada 427 mahasiswa dengan nilai mencapai Rp 3,97 miliar. Beasiswa tersebut di antaranya beasiswa dari Pemerintah dalam wujud KIP-K (Kartu Indonesia Pintar-Kuliah), dari Bank Indonesia, dan Beasiswa Unggulan dari Kemdikbud.

Penyerahan beasiswa tersebut dilaksanakan di Ruang Seminar Gedung Rektorat lantai 4 UMK, Senin (20/5/2024). Rincian beasiswa yang diserahkan meliputi beasiswa KIP-K senilai Rp 3.611.700.000 kepada 364 mahasiswa. Kemudian, beasiswa Bank Indonesia (BI) 2024 Rp 300 juta untuk 50 mahasiswa, dan terakhir Beasiswa Unggulan senilai Rp 67,3 juta yang diberikan kepada 13 mahasiswa.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Sugeng Slamet mengaku bangga dan berterimakasih kepada pihak-pihak mitra yang telah mempercayakan UMK sebagai penyalur beasiswa hingga saat ini. Pihaknya mengaku tetap berkomitmen untuk melakukan pengelolaan beasiswa dengan baik.

”Kepercayaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) yang telah memberikan kuota Beasiswa KIPK harus kami jaga dengan pengelolaan yang baik,” katanya, melalui keterangan tertulis, Senin (20/5/2024).

Dirinya menjelaskan, ketika ada pelaporan pengelolaan berwarna merah, maka pihaknya akan mendapatkan warning dari Dikti. Namun, selama ini hasil pelaporannya baik.

”Semoga jumlah kuota penerima beasiswanya dari Dikti bisa ditambah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Sugeng berharap setiap mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dapat aktif di perlombaan yang diadakan. Yakni perlombaan yang diselenggarakan oleh PKM, PPK-ORMAWA, P2MW, dan lainnya.

Selain itu, Sugeng juga berpesan kepada para mahasiswa agar menyebarkan informasi perihal beasiswa yang disediakan UMK. Sehingga dapat dimanfaatkan mahasiswa.

Sementara itu, Winahyu Pandu Rizki salah satu penerima beasiswa KIP-K  mengaku bangga dirinya bisa lolos mendapatkan beasiswa. Dirinya menjelaskan, tidak mudah untuk bisa lolos beasiswa tersebut karena ada beberapa tahapan seleksi yang harus dilaluinya.

”Cukup bangga dan bahagia karena untuk mendapatkan beasiswa tersebut banyak sekali tahapannya. Mulai tahap administrasi, tes CBT, wawancara, hingga survei rumah harus dilalui sebelum dinyatakan lolos,” jelasnya.

Winahyu menjelaskan, salah satu manfaat mendapatkan beasiswa KIP-K yakni dibebaskannya biaya kuliah selama delapan semester. Selain itu ada tambahan uang saku sebesar Rp 800 ribu yang didapatkan di setiap bulannya.

”Alhamdulillah saya tidak perlu membayar biaya kuliah selama delapan semester dan ada tambahan uang saku juga perbulannya Rp 800 ribu rupiah,” ujar mahasiswa jurusan Teknik Informatika itu.

Sebagai informasi, Winahyu berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai supir truk sedangkan ibunya sebagai ibu rumah tangga.

”Semoga dengan beasiswa ini saya dapat sedikit meringankan beban orang tua saya. Terimakasih kepada UMK dan pihak yang telah banyak membantu. Semoga ke depan saya juga dapat melanjutkan ke jenjang S2 dengan mencari beasiswa lagi,” imbuhnya.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini

Terpopuler