Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Transformasi Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Kudus, Jawa Tengah menjadi Universitas Islam Negeri atau UIN Sunan Kudus diharapkan segera terselesaikan sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) lengser.

Sebab, pergantian presiden dikhawatirkan menjadikan rencana naik kelasnya IAIN menjadi UIN menjadi tertunda.

Rektor IAIN Kudus Prof Abdurrahman Kasdi mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya agar IAIN segera menjadi UIN di tahun ini. Atau setidaknya sebelum ada pergantian presiden.

”Karena transformasi ini kan berkaitan dengan Perpres (peraturan presiden). Kalau presidennya diganti kekhawatiran kami nanti transformasi IAIN menjadi UIN menjadi tertunda,” katanya, Rabu (4/10/2023).

Ia menjelaskan, saat ini proses transformasi IAIN Kudus menjadi UIN Sunan Kudus telah melalui dua kementerian. Yakni Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

”Di bulan Februari kami sudah lolos saat diverifikasi Kementerian Agama. Kemudian di bulan September kami lolos verifikasi dari KemenPAN-RB,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini segala persyaratan di KemenPAN-RB sudah mencapai tahap kedua. Menurutnya, saat ini pihaknya tinggal menunggu SK penandatanganan dari presiden.

Pihaknya memprediksi paling cepat transformasi terlaksana di tahun ini. Dia berkeinginan agar Presiden Jokowi masih menjabat saat transformasi IAIN menjadi UIN.

”Keinginan kami sebelum Pak Jokowi lengser bisa menandatangani Perpres transformasi IAIN Kudus menjadi UIN Sunan Kudus,” sambungnya.

Dia menjelaskan, segala bentuk persyaratan telah dilengkapi. Di antaranya jumlah guru besar yang sudah melebihi persyaratan.

”Kami sudah mengukuhkan enam guru besar. Secara keseluruhan kami saat ini punya 12 guru besar,” terangnya.

Nantinya setelah IAIN bertransformasi menjadi UIN pihaknya akan berusaha berkontribusi ke masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Menurutnya perlu sinergi dari berbagai elemen.

”Kami terus menjalin komunikasi yang baik dengan Pemkab Kudus dan Pemkab di luar Kudus. Termasuk bersinergi dengan perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi di luar negeri,” pungkasnya.

Editor: Ali Muntoha

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini

Terpopuler