Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Ia juga tak mau minum minuman sebagaimana biasa diminum oleh mereka.

Kondisi itu membuat sang pejabat tinggi gelisah dan memerintahkan untuk meminta izin pada sang Raja agar mendatangkan Ibnu Sina guna mendiagnosis dan mengobati penyakitnya.

Pasien itu diketahui bernama Pangeran Buyhid. Akibat sakitnya, badannya menjadi kurus kering dan sangat lemah.

Beberapa dokter sudah didatangkan untuk mendiagnosis penyakit sang pangeran, tetapi tak seorang pun memahami penyakitnya.

Mereka tak mampu mendiagnosis penyakit apa yang dialami sang pangeran. Bahkan, karena penyakitnya, sang pangeran minta disembelih layaknya hewan kurban untuk Iduladha.

Dalam keadaan seperti itu, seorang pejabat tinggi bernama Allau Dullah sangat mencemaskan keadaan sang pangeran.

Ia kemudian memerintahkan kepada pejabat di bawahnya, Khwaja Abu Ali, untuk memohon izin sang Raja mendatangkan Ibnu Sina guna menangani penyakit sang pangeran.

Ibnu Sina menyanggupi permintaan itu. Namun, Ibnu Sina memiliki permintaah, yakni tidak boleh ada seorang pun yang ikut campur dengan caranya dalam memberikan psikoterapi terhadap sang pangeran.

Psikoterapi... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Edukasi Terkini

Terpopuler